
PT Bank Central Asia Tbk (BCA), bekerja sama dengan MANA Group, siap menyelenggarakan myBCA Belitung Multisport Festival 2026 di Belitung pada Minggu, 25 April 2026. Ajang bergengsi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan signifikan jumlah pengguna aplikasi myBCA, seiring dengan optimalisasi penggunaannya untuk berbagai transaksi sepanjang festival berlangsung.
Adrian, selaku Senior Vice President Marketing Communication BCA, menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan olahraga akbar ini merupakan manifestasi dari komitmen kuat perseroan dalam mempromosikan gaya hidup sehat di masyarakat, sekaligus memperkokoh ekosistem pembayaran digital yang kian inklusif dan efisien.
“Sebagai mitra perbankan, kami mengintegrasikan myBCA dan beragam fasilitas pembayaran digital lainnya untuk memastikan kelancaran dan kemudahan seluruh proses transaksi di acara ini. Kami berharap, festival yang telah kami komitmenkan untuk didukung penuh ini dapat terselenggara dengan sukses dan memberikan dampak positif,” ujar Adrian dalam konferensi pers myBCA Belitung Multisport Festival 2026 di Belitung, Jumat, 24 April 2026.
Antusiasme masyarakat terhadap festival ini terbukti tinggi, dengan lebih dari 1.000 peserta yang telah mendaftar. Angka partisipasi yang besar ini diproyeksikan akan membawa dampak ekonomi yang substansial bagi daerah setempat, terutama melalui lonjakan aktivitas transaksi selama penyelenggaraan acara.
Lebih lanjut, Adrian menjelaskan bahwa festival ini bukan sekadar kompetisi olahraga semata, melainkan juga sebuah pengalaman unik untuk berlari menyusuri keindahan tepi pantai dengan panorama alam Belitung yang memukau. Belitung sendiri bukanlah pemain baru dalam kancah olahraga, mengingat daerah ini sebelumnya telah sukses menjadi tuan rumah berbagai event olahraga ternama seperti Belitung Triathlon dan Tour de Belitong.
Senada dengan optimisme BCA, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, memproyeksikan perputaran uang dari kegiatan ini bisa mencapai lebih dari Rp 800 juta hanya dalam satu hingga dua hari penyelenggaraan. Proyeksi ini didasari pengalaman sukses event-event sebelumnya yang mampu mencatat transaksi hingga Rp 600 juta dalam satu hari.
Menurut Djoni, event olahraga terbukti memiliki efek berganda (multiplier effect) yang luar biasa terhadap sektor pariwisata. Dampaknya mencakup peningkatan drastis okupansi hotel, pertumbuhan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga penciptaan lapangan kerja sementara bagi warga lokal.
Tahun 2025 menjadi bukti nyata geliat pariwisata Belitung, di mana daerah ini berhasil menggelar 69 event pariwisata, termasuk tujuh di antaranya adalah event olahraga. Total kunjungan wisatawan pada tahun tersebut mencapai 29.941 orang, dengan rincian 28.165 wisatawan domestik dan 1.776 wisatawan mancanegara.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) turut menguatkan tren positif ini, mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Bangka Belitung mencapai 4,09% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berada di angka 0,77%.
“Pada tahun lalu, kunjungan wisatawan ke Belitung pada bulan Desember saja menyumbang sekitar 10,2% dari total kunjungan sepanjang tahun 2025. Ini membuktikan bahwa event olahraga merupakan salah satu pendorong ekonomi yang luar biasa dan efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah,” pungkas Djoni.