Cek saham jagoan MNC Sekuritas saat IHSG lesu

Scoot.co.id, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup pekan lalu dengan koreksi, tercatat melemah 0,14% ke level 7.097 selama periode 25-27 Maret. Performa negatif ini mengindikasikan rapor merah bagi IHSG, seiring dengan sentimen pasar yang menanti tuah data-data makroekonomi penting seperti PMI Manufaktur dan inflasi untuk memicu pergerakan yang lebih positif.

Tim Riset MNC Sekuritas mengamati adanya tekanan jual yang masih mendominasi pasar, terutama saat IHSG membukukan koreksi 0,94% pada penutupan perdagangan Jumat (27/3). Secara teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan berada dalam bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam, yang menunjukkan potensi koreksi lebih lanjut ke area 6.745-6.887. Namun, dalam skenario terbaik yang ditandai dengan selesainya wave A pada label biru, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju rentang 7.450-7.779, demikian ungkap riset harian MNC Sekuritas yang dikutip pada Sabtu (28/3/2026).

Menyikapi dinamika pasar tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah nama saham pilihan untuk perdagangan Senin (30/3/2026). Rekomendasi ini hadir di tengah prediksi bahwa IHSG pekan depan akan bergerak terbatas di rentang 7.000-7.200. Saham-saham yang menjadi sorotan meliputi CUAN, DSNG, UNTR, dan AMRT.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) berhasil membukukan penguatan 2,22% ke level Rp1.150 pada penutupan Jumat (27/3), meskipun sentimen tekanan jual masih membayangi. MNC Sekuritas menyarankan strategi buy on weakness untuk saham CUAN, dengan rentang harga beli yang direkomendasikan antara Rp1.040-Rp1.125. Secara teknikal, pergerakan saham emiten afiliasi Prajogo Pangestu ini diestimasi berada di fase akhir wave 5 dari wave (C) dari wave [A]. Target harga dipatok di Rp1.474 dan Rp1.745, sementara level stop loss disarankan di bawah Rp995.

Selanjutnya, PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) juga menarik perhatian dengan rekomendasi buy on weakness. Saham emiten konglomerat TP Rachmat melalui Triputra Group ini menguat 4,58% ke level Rp1.600 pada perdagangan terakhir, diiringi dengan munculnya volume pembelian yang signifikan. MNC Sekuritas memperkirakan posisi DSNG berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Rentang harga beli yang disarankan adalah Rp1.560-Rp1.590, dengan target harga di Rp1.670 dan Rp1.745, serta level stop loss di bawah Rp1.530.

Tak ketinggalan, saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) turut masuk dalam daftar rekomendasi buy on weakness dari MNC Sekuritas. Meskipun UNTR terkoreksi 0,65% ke level Rp30.600 pada Jumat (27/3) disertai tekanan jual, posisi teknikalnya diperkirakan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [v]. Level beli yang disarankan adalah Rp29.475-Rp30.350, dengan target harga di Rp31.300 dan Rp32.000. Investor disarankan memasang stop loss di bawah Rp29.075, mengingat sentimen profit taking dan geopolitik yang membayangi IHSG pada hari tersebut.

Terakhir, untuk emiten pengelola ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), MNC Sekuritas memberikan saran sell on strength. Saham AMRT ditutup melemah 0,34% ke level Rp1.455 pada Jumat (27/3), meski diiringi volume perdagangan. Analisis sekuritas memperkirakan posisi AMRT berada pada bagian dari wave [v] dari wave 5 dari wave (C), mengindikasikan potensi koreksi lanjutan untuk menguji area Rp1.160-Rp1.345. Oleh karena itu, investor disarankan menjual AMRT pada harga terkuatnya yang diestimasi berada di rentang Rp1.470-Rp1.520.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *