Presiden akan resmikan operasionalisasi 30 ribu Kopdes Merah Putih Agustus

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana untuk meresmikan operasionalisasi 30 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih alias Kopdes Merah Putih pada Agustus 2026. Hal itu disampaikannya dalam peresmian operasionalisasi 1.061 unit kopdes di Nganjuk, Jawa Timur pada akhir pekan ini.

“Pada Agustus kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, hanya sampai 20 ribu, saya katakan ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang bisa ditemukan di negara lain,” kata Prabowo di Nganjuk, dipantau secara daring melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (16/5).

Prabowo juga mempersilakan berbagai pihak untuk melakukan penelitian terkait pembangunan koperasi ini. Dia juga meminta mereka untuk menunjukkan negara mana yang mampu membangun dan meresmikan 20 ribu unit koperasi hanya dalam tempo satu tahun.

Menurut Prabowo, rencana tersebut mengisyaratkan bahwa pemerintah beserta lembaga terkait, jika memiliki kehendak, strategi, tekad, dan kerja sama mampu melakukan hal luar biasa.

Baca juga:

  • Prabowo Minta Pindad Desain Mobil Transparan Khusus Presiden untuk Sapa Warga
  • Prabowo Sebut Ada Negara Minta Impor Beras Indonesia tapi dengan Harga Diskon
  • Prabowo soal Rupiah Anjlok: Mau Dolar Berapa Ribu, di Desa Enggak Pakai Dolar

“Kita harus hilangkan mental bahwa kita bangsa yang lemah, kita bangsa yang kalah. No! Kita tidak boleh jadi bangsa yang kalah. Kita harus jadi bangsa yang menang! Dan kita akan menang! Kita akan kuat! Kita akan bangkit,” ujarnya berapi-api.

Selain koperasi, dalam kesempatan yang sama Prabowo juga menargetkan ada 1.000 desa nelayan yang sudah bisa berjalan pada Desember 2026.

“Dan kita lihat Tahun 2027, (akan ada) berapa ratus sekolah baru kita bangun, berapa sekolah rakyat kita bangun,” ucapnya.

Peresmian 1.061 Unit Kopdes

Menurut Prabowo, operasionalisasi 1.061 unit  menjadi hal penting dan bersejarah karena Indonesia bisa meresmikan 1.000 unit operasi koperasi desa yang dilengkapi gedung fisik, gudang, sistem, logistis, hingga petugas yang tersedia.

Kepala negara menyampaikan, pada awalnya peresmian operasionalisasi ini seharusnya dilakukan pada 1.300 unit Kopdes Merah Putih. Namun, hal itu tidak jadi dilaksanakan lantaran ada beberapa koperasi yang dikebut alias terburu-buru pembangunannya. Presiden akhirnya meminta agar peresmiannya cukup 1.000 unit saja. 

Prabowo mengatakan, proses penentuan konsep hingga pendirian bangunan fisik Kopdes Merah Putih bisa terbangun kurang dari satu tahun. Awal pembangunan fisik dilakukan pada November 2025 atau memakan waktu 7 bulan hingga akhirnya bisa diresmikan operasionalisasinya sebanyak 1.061 unit.

“Tetapi tadi dilaporkan oleh Menko Pangan (Zulkifli Hasan), secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000, (terdiri dari) 9.000 gedung dan sistem,” ujarnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *