Danantara siapkan IPO jumbo Denera, targetkan melantai usai kantongi arus kas

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah menyiapkan calon emiten baru berkapitalisasi besar dari sektor energi baru terbarukan (EBT).

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan pihaknya berencana membawa PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Pandu, langkah initial public offering (IPO) akan ditempuh setelah proyek tersebut mulai menghasilkan arus kas yang stabil.

“Harapannya setelah ada cashflow, sekitar 2028, kami ingin mendorong menjadi perusahaan terbuka di Indonesia,” kata Pandu di gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2026).

Denera sendiri merupakan entitas yang dibentuk Danantara untuk mengelola proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste-to-energy (WtE) di berbagai daerah.

Reksadana Dolar AS Masih Relevan untuk Diversifikasi, Ini Strateginya

Pandu menyebut total nilai investasi yang disiapkan untuk proyek ini cukup besar, yakni mencapai sekitar US$5 miliar atau setara Rp85 triliun hingga Rp90 triliun.

“Ini investasi yang cukup besar, sehingga ke depan memang diharapkan bisa memberikan nilai tambah dan menjadi perusahaan publik,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan Kontan, Denera didirikan pada awal April 2026 sebagai holding untuk mengonsolidasikan proyek-proyek PSEL yang sebelumnya tersebar. Perusahaan ini juga berperan dalam menghimpun pendanaan, mengelola investasi, serta memfasilitasi transfer teknologi.

Dalam pengembangannya, Danantara menggandeng sejumlah mitra global, khususnya dari China, yang dinilai memiliki teknologi yang sesuai dengan karakteristik sampah di Indonesia.

Sejumlah proyek awal telah berjalan, antara lain di Bekasi dan Denpasar, dengan melibatkan perusahaan pengelola lingkungan internasional.

Ke depan, keberhasilan Denera tidak hanya bergantung pada sisi pendanaan, tetapi juga kesiapan ekosistem pengelolaan sampah nasional serta integrasi proyek yang selama ini masih menghadapi berbagai kendala.

Dengan pipeline proyek yang besar, kehadiran Denera diharapkan dapat menjadi salah satu kandidat IPO jumbo di pasar modal Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

MAPI Diakuisisi Investor Singapura Siap Tender Offer di Rp 1.550, Ini Rekomendasinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *