
Scoot.co.id JAKARTA. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) hari ini, Selasa (5/5/2026). Mereka adalah PT Indosat Tbk (ISAT), PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) dan PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV).
Dalam RUPS hari ini, ISAT membagikan dividen total sebesar Rp 3,57 triliun dari buku tahun 2025. Ini setara dengan Rp 111 per saham.
Melansir RTI, ISAT hari ini ditutup di Rp 2.110 per saham, naik 3,94% sebulan terakhir. Namun, turun 9,05% sejak awal tahun.
RAAM ditutup di Rp 214 per saham hari ini, naik 5,94% sebulan terakhir. Sejak awal tahun, turun 7,76% secara year to date (ytd).
Caplok 98,26% Saham, Perusahaan Asal Hong Kong Jadi Pengendali Baru Pinago (PNGO)
NETV ditutup di Rp 95 per saham hari ini, naik 5,56% dalam sebulan. Sejak awal tahun, turun 39,10% YTD.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, sentimen negatif untuk ISAT berasal dari kompetisi tinggi antaroperator yang bisa membayangi margin keuntungan.
“Untuk ARPU ISAT di tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (5/5/2026).
Untuk RAAM, sentimen negatif di tahun 2026 bisa berasal dari biaya produksi konten yang tinggi ditambah adanya persaingan yang ketat.
Sementara, untuk NETV, struktur permodalan melalui restrukturisasi harus dilakukan demi meningkatkan kinerja di tahun ini.
“Belanja iklan juga mengalami penurunan di televisi, jadi harus ada efisiensi biaya,” katanya.
Nafan pun merekomendasikan add untuk ISAT dengan target harga Rp 2.200 per saham
Technical Analyst RHB Sekuritas Indonesia, Ilham Fitriadi Budiarto, merekomendasikan beli untuk ISAT dengan target harga Rp 2.230 – Rp 2.300 per saham.
Indosat (ISAT) Buka Peluang Pendapatan Tumbuh Dua Digit di 2026
Rekomendasi buy on support disematkan Ilham untuk RAAM dan NETV dengan target harga masing-masing Rp 238 – Rp 248 per saham dan Rp 105 – Rp 112 per saham.