Gerak saham Bank Danamon (BDMN) dan deretan aksi korporasi MUFG

Scoot.co.id , JAKARTA – Harga saham Bank Danamon (BDMN) bergerak naik ke level auto rejection atas (ARA) dalam dua hari perdagangan terakhir.

Pada perdagangan hari ini, Rabu (22/4/2026) pukul 9.35 WIB, gerak saham BDMN sudah ARA pada level Rp3.850. Melanjutkan pergerakan hari sebelumnya yang bertengger dari level Rp2.600 pada pembukaan. Dengan kata lain, saham BDMN sudah melonjak 48% hanya dalam 2 hari terakhir.

Kenaikan harga saham BDMN ini di tengah pernyataan Direktur Utama MUFG yang baru, Masakazu Osawa bahwa pihaknya membuka peluang akuisisi baru di Asia. Dalam pernyataan itu, Ozawa menyebut ingin bermitra dengan perusahaan keuangan non-bank untuk berbagi risiko pembiayaan. 

: Lo Kheng Hong Borong Lagi Saham Bank Danamon (BDMN)

Sebelumnya, pada awal April lalu, MUFG telah mengakuisisi 20% saham Shriram Finance Ltd (SFL) di India setara US$4,26 miliar. Konglomerasi keuangan asal Jepang itu juga tengah memulai pembangunan kantor pusat baru yang diperkirakan rampung pada 2030 mendatang. Gedung ini memiliki ketinggian 28 lantai di atas tanah dan 4 lantai ke Bawah yang dilengkapi 2 lantai penthouse. 

“Kantor pusat MUFG yang baru akan menjadi simbol MUFG yang terbuka dan terhubung dengan semua pemangku kepentingan,” tulis perusahaan dalam pernyataan resminya.

: : RUPST Bank Danamon (BDMN) Tunjuk Nobuya Kawasaki sebagai Direktur Utama Baru

Reaksi Danamon

Bisnis mengkonfirmasi gerak saham BDMN kepada juru bicara perusahaan namun respon atas pertanyaan akan dikonfirmasi kemudian.

Sementara dalam catatan Bisnis, aksi korporasi terakhir Danamon sendiri yakni pengangkatan Nobuya Kawasaki sebagai Direktur Utama perseroan, menggantikan Daisuka Ejima, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) akhir Maret lalu (31/3/2026).

: : Bank Danamon (BDMN) Gelar RUPST 31 Maret 2026, Ini Agendanya

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Corporate Secretary Bank Danamon Rita Mirasari menyampaikan bahwa pengangkatan Nobuya Kawasaki sebagai Direktur Utama perseroan telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat OJK No. SR-135/PB.13/2026 tanggal 9 Februari 2026 dan surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEPR-6/D.03/2026.

“Pengangkatan Bapak Nobuya Kawasaki sebagai Direktur Utama perseroan telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan,” tulis Rita dalam surat yang ditujukan kepada BEI.

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham juga sepakat membayar dividen Rp142,19 per saham serta mengangkat Muliadi Rahardja sebagai Komisaris Independen dan Takeo Shimotsu sebagai Komisaris. Jabatan tersebut berlaku efektif usai keduanya dinyatakan lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari OJK.

Lebih lanjut, rapat menyetujui untuk mengangkat kembali sejumlah anggota Komisaris dan Direksi. Secara detail, Yasushi Itagaki sebagai Komisaris Utama Perseroan, Halim Alamsyah sebagai Wakil Komisaris Utama Independen Perseroan, Dan Harsono sebagai Komisaris Perseroan, dan Hedy Maria Helena Lapian sebagai Komisaris Independen Perseroan.

Dari sisi direksi, pemegang saham sepakat mengangkat kembali Herry Hykmanto, Rita Mirasari, Dadi Budiana, Thomas Sudarma, Jin Yoshida, dan Yenny Siswanto masing-masing sebagai Direktur Perseroan. Adapun para anggota Komisaris dan Direksi yang diangkat kembali efektif berlaku, terhitung sejak ditutupnya RUPST 2026.

Selain itu, rapat juga menyepakati untuk mengangkat kembali M. Sirajuddin Syamsuddin selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah, Hasanudin, dan Asep Supyadillah masing-masing selaku anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *