IHSG Diprediksi Naik 2 Desember? Analis Ungkap Faktor Pendorongnya!

Scoot.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren positif pada perdagangan hari Selasa, 2 Desember 2025. Setelah sebelumnya bergerak fluktuatif, IHSG berhasil ditutup menguat 0,47% pada hari Senin, 1 Desember 2025, mencapai level 8.548,79.

Herditya Wicaksana, Head of Research Retail MNC Sekuritas, menjelaskan bahwa pergerakan IHSG pada hari Senin lalu dipengaruhi oleh tekanan dari sektor properti dan industrial. Namun, sentimen positif dari data ekonomi dalam negeri berhasil mendorong indeks untuk berbalik menguat.

“Neraca perdagangan yang masih surplus dan penurunan inflasi November menjadi 2,72% YoY dari 2,86% YoY turut memberikan angin segar. Selain itu, penguatan nilai Rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor pendukung,” ungkap Herditya kepada Kontan, Senin (1/12/2025).

Untuk sesi perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025), Herditya memprediksi IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatannya. Pasar saat ini menantikan perkembangan kebijakan The Fed, terutama setelah probabilitas pemangkasan suku bunga meningkat signifikan menjadi 87,6%.

“Secara teknikal, IHSG berpotensi menguat dengan level support di 8.490 dan resistance di 8.573,” jelasnya. Untuk rekomendasi trading harian, Herditya menyarankan untuk mencermati saham BRMS (1.030–1.100), NICL (1.130–1.200), dan UNTR (28.475–30.000).

Sementara itu, Nafan Aji Gusta, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, juga mengamini bahwa prospek penguatan IHSG masih terbuka lebar. Berdasarkan analisis teknikal, Nafan memproyeksikan level support penting yang perlu diperhatikan investor berada di 8.506 dan 8.448, sementara level resistance berada di 8.600 dan 8.666.

Secara keseluruhan, kombinasi sentimen positif dari data ekonomi domestik yang solid, penguatan nilai tukar Rupiah, serta ekspektasi terhadap kebijakan dovish The Fed, menjadi katalis utama yang diperkirakan akan mendorong pergerakan IHSG pada hari Selasa ini. Para investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar dan mengambil keputusan investasi yang bijak.

Ringkasan

IHSG diperkirakan akan melanjutkan tren positif pada 2 Desember 2025 setelah ditutup menguat pada hari sebelumnya. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari data ekonomi dalam negeri, seperti neraca perdagangan yang surplus dan penurunan inflasi, serta penguatan nilai Rupiah.

Analis memprediksi IHSG berpotensi menguat dengan support di sekitar 8.490-8.506 dan resistance di sekitar 8.573-8.666. Pasar juga menantikan perkembangan kebijakan The Fed terkait pemangkasan suku bunga, yang dapat menjadi katalis tambahan bagi pergerakan IHSG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *