Lepas Ekspor Produk Kelapa, OJK Dorong Pengemban Ekonomi di Sumatra Selatan

Scoot.co.id  JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peran sektor jasa keuangan untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Misalnya, ekspor produk kelapa dari Sumatra Selatan. 

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan pada tahap awal komoditas kelapa dan produk turunannya akan diekspor ke China, Taiwan dan Perancis yang meliputi coconut shell charcoal sebanyak 46 ton dan coconut chips sebanyak 25 ton.

Selain itu, dilakukan ekspor lada hitam sebanyak 500 kilogram dan produk olahan kerupuk sebanyak 21 ton dengan nilai mencapai Rp 1,6 miliar. Arifin bilang ini akan meningkatkan daya saing daerah. 

IHSG Melemah 0,46% ke 7.559 pada Selasa (21/4/2026), DSSA, BREN, BBRI Top Losers LQ45

“Melalui kerja sama yang terintegrasi dalam pengembangan potensi unggulan daerah, penguatan sektor riil terus dilakukan secara konsisten yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2026). 

Arifin menyampaikan upaya tersebut juga membuka peluang yang lebih besar dalam memanfaatkan berbagai layanan dan produk dari sektor jasa keuangan, termasuk skema pembiayaan yang mendukung seluruh proses usaha. 

Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko menyampaikan ekspor ini akan memperkuat peran pengusaha muda Sumatra Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. 

“Pada pelaksanaan kegiatan ini, kita tidak hanya bicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM akan tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan Indonesia,” jelasnya. 

Menurutnya, program OJK Pengembangan Ekonomi Daerah sejalan dengan berbagai program prioritas pemerintah termasuk mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus didorong untuk berkembang secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *