OJK nilai valuasi saham Indonesia sudah murah, saatnya investor masuk?

Scoot.co.id  JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai valuasi pasar saham Indonesia saat ini sudah relatif murah dibandingkan bursa regional.

Kondisi ini dinilai dapat menjadi momentum bagi investor untuk mulai mengoleksi saham-saham prospektif.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyebut tingkat rata-rata PER saham-saham Indonesia saat ini sudah berada di bawah rerata bursa regional lainnya. 

Rukun Raharja (RAJA) Bakal Stock Split Saham dengan Rasio 1:5

“PER IHSG sekarang berada di level 16 kali. Ini sudah jauh di bawah posisi pada saat terjadi all time high di pertengahan Januari 2026, bahkan di bawa rata-rata bursa lainnya,” jelasnya dalam konferensi pers, Rabu (13/4). 

Hasan berharap dengan tingkat PER yang sudah tergolong rendah, investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk masuk ke pasar saham dan memilih saham-saham terbaik yang prospektif. 

“Investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk masuk di pasar dan memilih saham-saham terbaik, yang secara prospektif dapat terus melakukan katakanlah perbaikan kinerja dari waktu-waktu ke depannya,” katanya. 

IHSG Anjlok 1,8% ke 6.734,5 di Sesi Pertama, AMNN, CUAN, BRPT Jadi Top Losers LQ45

Adapun mengacu data Bursa Efek Indonesia per 12 Mei 2026, PER pasar saham Indonesia mencapai 14,98 kali. Sementara itu, rasio Price Book Value (PBV) IHSG berada di level 1,90 kali. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *