Scoot.co.id JAKARTA. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) melakukan sejumlah manuver sepanjang tahun 2025 seusai berganti pengendali. Usai menjadi pengendali saham ANJT lewat transaksi Rp 5,54 triliun melalui First Resources Limited pada 3 Oktober 2025 lalu, keluarga Ciliandra Fangiono mulai melakukan berbagai pembenahan. Di antaranya, melakukan perubahan logo ANJT dan menghentikan tiga entitas anak usaha sekaligus. Yaitu, PT Austindo...
Read More »Finance
Meski lesu, saham big caps LQ45 masih punya peluang bangkit di 2026
Scoot.co.id JAKARTA. Kinerja indeks saham LQ45 tercatat masih lesu di sepanjang tahun 2025. Indeks yang berisi saham-saham berkapitalisasi besar dan menjadi acuan utama bagi fund manager global maupun domestik ini hanya membukukan kenaikan 2,41% secara year to date (ytd) hingga akhir perdagangan tahun 2025. Capaian tersebut jauh di bawah performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mampu melesat hingga 22,13% di periode sama. Senior...
Read More »Tak hanya elektronik, Erajaya (ERAA) geber pertumbuhan bisnis dari dua segmen ini
Scoot.co.id JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) bersiap melanjutkan strategi pengembangan bisnis secara berimbang di seluruh vertikal usaha pada 2026. Strategi tersebut mencakup Erajaya Digital, Erajaya Active Lifestyle, serta Erajaya Food & Nourishment sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Langkah ini dijalankan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta keselarasan dengan...
Read More »Hartadinata (HRTA) raih akreditasi untuk emas batangan, begini pandangan analis
Scoot.co.id JAKARTA. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) diyakini dapat terus bersaing di pasar emas batangan dalam negeri. Hal ini seiring keberhasilan anak usaha HRTA, yakni PT Emas Murni Abadi (EMA) yang resmi meraih Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk standar pengujian emas. Keberadaan akreditasi ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga standar mutu, akurasi, dan keandalan pengujian emas sesuai dengan standar...
Read More »Valas Asia melemah, dolar AS masih jadi penentu arah di 2026
Scoot.co.id — JAKARTA. Sejumlah mata uang Asia melemah pada perdagangan Senin (5/1/2026) di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang didorong meningkatnya ketidakpastian global. Berdasarkan data Bloomberg, Senin (5/1/2026) pukul 18.50 WIB, dolar Singapura (SGD) melemah 0,08% ke 1,28 per dolar AS, won Korea (KRW) turun 0,22% ke 1.447,76 per dolar AS, dan rupiah (IDR) ditutup melemah 0,09% ke 16.740 per dolar AS. Sementara itu yen Jepang...
Read More »Sektor saham terdampak konflik AS–Venezuela, dari energi hingga emas
Konflik AS-Venezuela berdampak terbatas pada IHSG, namun mempengaruhi sektor minyak, gas, dan emas. Harga emas naik, menjadi sentimen positif bagi saham emas.
Read More »Saham big banks tertekan di hari kedua perdagangan 2026, bagaimana prospeknya?
Saham bank besar melemah di awal 2026, kecuali BBCA yang naik. Bagaimana prospek saham bank pada tahun ini?
Read More »Pramono kembali ingatkan Bank Jakarta untuk lakukan IPO
Gubernur Jakarta Pramono Anung dorong Bank Jakarta IPO di BEI untuk tingkatkan kinerja dan kepercayaan publik, target dana Rp3 triliun pada awal 2027.
Read More »Pengendali LINK Axiata Investments jual 36,56 juta saham
Scoot.co.id JAKARTA. Pengendali PT Scoot.co.id Tbk (LINK), Axiata Investment tercatat mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan. Mengacu pada keterbukaan informasi yang disampaikan Jumat (2/1/2026), Axiata Investments melepas sebanyak 36.562.377 saham atau sekitar 36,56 juta saham LINK. Transaksi tersebut difasilitasi oleh Maybank Sekuritas Indonesia. Sebelum transaksi, Axiata Investments mengempit sebanyak 2,02 miliar saham LINK atau...
Read More »Intip jadwal OWK Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) lewat skema rights issue
Scoot.co.id JAKARTA. PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) telah mendapatkan pertanyaan efektif untuk melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) alias rights issue. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Senin (5/1/2026), PACK akan menawarkan maksimal 32,58 miliar Obligasi Wajib Konversi (OWK) dengan nilai nominal Rp 10 setiap unit OWK. Setiap pemegang lima saham lama PACK...
Read More »