Dharma Satya Nusantara (DSNG) bagi dividen Rp 498 miliar dari buku tahun 2025

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) siap membagikan dividen tunai yang signifikan kepada para pemegang sahamnya, dengan total nilai mencapai Rp 498 miliar, setara dengan Rp 47 per saham. Pembagian dividen ini berasal dari keuntungan buku tahun 2025 dan telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang diselenggarakan pada Selasa, 9 Juni 2026. Keputusan penting ini didukung oleh partisipasi aktif dari pemegang saham yang mewakili sekitar 94,55% dari total saham yang berjumlah 10.022.409.333 lembar saham.

Menurut Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, perseroan senantiasa berkomitmen untuk memperkuat fondasi bisnisnya. Hal ini diwujudkan melalui pengelolaan yang cermat dan berhati-hati, dengan fokus utama pada peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, serta penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) di seluruh segmen usaha. Komitmen ini menjadi landasan strategis untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, DSNG tidak luput dari gejolak ekonomi global. Perusahaan menghadapi berbagai tantangan signifikan, mulai dari kondisi geopolitik global yang dinamis, inflasi yang belum sepenuhnya stabil di beberapa negara maju, hingga ketidakpastian yang timbul akibat perang dagang yang berkelanjutan. Meskipun demikian, Andrianto Oetomo menegaskan bahwa di tengah situasi sulit tersebut, perseroan berhasil menjaga ketahanan bisnisnya dan tetap fokus pada penciptaan pertumbuhan berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam upaya memperkuat fundamental usahanya, DSNG terus mengoptimalkan kinerja bisnisnya di tiga sektor utama: kelapa sawit, produk kayu, dan energi terbarukan. Penguatan ini dilakukan dengan mengedepankan praktik-praktik keberlanjutan, menunjukkan komitmen perseroan terhadap operasional yang bertanggung jawab.

Melihat ke depan, DSNG berkomitmen untuk mempertahankan jalur pertumbuhan yang berkelanjutan. Strategi ini mencakup penguatan operasional secara menyeluruh, pembentukan budaya peningkatan berkelanjutan (continuous improvement), serta pengelolaan risiko yang lebih efektif. Langkah-langkah ini penting agar perseroan dapat lebih adaptif dan gesit dalam menyikapi dinamika perkembangan ekonomi global dan domestik.

Pencapaian strategis DSNG pada tahun 2025 tercermin dari kinerja keuangan yang impresif. Laba bersih perseroan melonjak tajam 60,2%, mencapai Rp 1,8 triliun. Kenaikan signifikan ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang juga kuat, mencatatkan nilai sebesar Rp 12,3 triliun, meningkat 21,7% secara tahunan (year-on-year). Sektor kelapa sawit, sebagai tulang punggung bisnis DSNG, konsisten menjadi kontributor utama dengan menyumbang 88% terhadap total pendapatan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *