Pradiksi Gunatama (PGUN) Realisasi Belanja Modal Rp 26,6 Miliar per Mei 2026

Scoot.co.id JAKARTA. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) merealisasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 26,6 miliar per Mei 2026.

Finance and Accounting Manager Pradiksi Gunatama Donisius G mengatakan, PGUN menganggarkan belanja modal Rp 167,6 miliar untuk tahun 2026.

Anggaran capex tanaman meliputi operasional tanaman belum menghasilkan (land clearing, replanting, dan perawatan) sebesar Rp 119,6 miliar. 

Sedangkan capex non-tanaman senilai Rp 47,9 miliar. Rinciannya meliputi bangunan infrastruktur Rp 22 miliar, pengadaan alat berat Rp 2,3 miliar, serta mesin dan peralatan Rp 16,7 miliar.

IHSG Melonjak 7,54% ke 5.746 pada Selasa (9/6), CUAN, BRPT, SCMA Top Gainers LQ45

Doni bilang, realisasi capex sampai dengan Mei 2026 sebesar Rp26,6 miliar atau sekitar 19% dari total anggaran.

Capex tanaman sudah terealisasi sebesar Rp21,6 miliar, rinciannya untuk pemeliharaan tanaman belum menghasilkan Rp 9,8 miliar, pembibitan Rp 8,5 miliar, dan replanting Rp 3,6 miliar.

Capex non-tanaman itu realisasinya di angka Rp 5 miliar,” ujarnya dalam Publik Ekspose PT Pradiksi Gunatama Tbk, Selasa (9/6/2026).

Direktur Keuangan PT Pradiksi Gunatama Tbk Tamlikho mengatakan, penjualan bersih sebesar Rp 166,54 miliar per kuartal I 2026. Laba bersih sebesar Rp 32,48 miliar di kuartal I 2026.

Untuk mendukung kondisi keuangan di tahun 2026, PGUN akan memanfaatkan teknologi terkini dan inovasi dalam ilmu perkebunan, memastikan komitmen terhadap ESG, memaksimalkan utilisasi aset dengan inisiatif baru, serta menjaga manajemen yang efektif dan efisien.

Rupiah Rebound ke Rp 18.058 per Dolar AS, Investor Cermati Data Inflasi AS

Finance and Accounting Manager Pradiksi Gunatama Donisius G menambahkan, PGUN juga tidak berencana menambah penjualan ke pihak non-afiliasi. Sebagai gambaran, PGUN menjual hasil produksi kepada perusahaan induk, PT Jhonlin Agro Jaya Tbk (JARR).

JARR diakui masih mampu menampung produksi CPO dari PGUN. Kapasitasnya juga masih banyak dinaikkan untuk memenuhi program pemerintah B50.

“Berapapun produk CPO yang dihasilkan oleh PGUN akan diserahkan kepada JARR,” tuturnya pada kesempatan yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *