Emiten CPO Wishnu Wardhana (TLDN) tebar dividen Rp701,05 miliar

Bisnis, JAKARTA — Emiten perkebunan kelapa sawit milik Wishnu Wardhana PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp701,05 miliar dalam RUPST tahun buku 2025. Dividen tersebut melonjak 74,7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp401,34 miliar.

Lonjakan dividen tersebut mencerminkan peningkatan kinerja perseroan sepanjang 2025, dengan laba bersih mencapai Rp1,11 triliun atau meningkat 34,03% year on year (YoY). Dari total dividen itu, sebesar Rp200,67 miliar telah dibagikan sebagai dividen interim pada 23 Oktober 2025.

Dengan demikian, sisa dividen final yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sebesar Rp500,38 miliar.

Pembagian dividen tersebut setara dengan payout ratio sebesar 63,4% dari laba bersih. Perseroan tetap menjaga keseimbangan antara distribusi kepada pemegang saham dan kebutuhan penguatan permodalan.

: Emiten CPO Wishnu Wardhana TLDN Cetak Laba Bersih Rp1,1 Triliun sepanjang 2025

Direktur Utama TLDN Wishnu Wardhana merinci, dari laba bersih 2025, sebesar Rp1 miliar disisihkan sebagai dana cadangan. Sementara itu, Rp404,56 miliar dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi dan operasional.

Wishnu mengatakan bahwa keputusan pembagian dividen ini mencerminkan kinerja solid perseroan sepanjang tahun lalu.

“Pembagian dividen ini mencerminkan kinerja perseroan yang solid sepanjang tahun 2025 serta komitmen kami untuk terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” ujarnya dalam konferensi pers hasil RUPST Tahun Buku 2025, di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Perseroan menetapkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 24 April 2026, serta di pasar tunai pada 28 April 2026. Adapun ex-dividen masing-masing jatuh pada 27 April 2026 dan 29 April 2026.

Penentuan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen dilakukan pada 28 April 2026, dengan pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 19 Mei 2026.

Selain itu, RUPST juga menyetujui laporan tahunan dan mengesahkan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *