PT United Tractors Tbk (UNTR) kembali menunjukkan komitmennya terhadap nilai saham dan kepercayaan investor dengan mengumumkan rencana strategis untuk melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp 2 triliun. Aksi korporasi signifikan ini dijadwalkan akan berlangsung mulai 22 Januari hingga 15 April 2026, periode yang memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengoptimalkan pelaksanaannya.
Dalam pelaksanaan buyback saham UNTR ini, perusahaan telah menetapkan batasan yang jelas. Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Selain itu, UNTR juga memastikan bahwa jumlah saham free float setelah aksi korporasi ini tidak akan berkurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor. Komitmen ini memastikan bahwa struktur permodalan perusahaan tetap sehat dan likuiditas pasar terjaga.
Manajemen UNTR secara tegas menyatakan bahwa pendanaan untuk pembelian kembali saham ini akan menggunakan dana internal perusahaan. “Dalam pelaksanaan pembelian kembali saham, perusahaan akan menggunakan dana internal perusahaan dan bukan dari pinjaman atau dana hasil penawaran umum,” tulis Manajemen UNTR dalam keterbukatan informasi yang dirilis pada Kamis (22/1/2026). Pernyataan ini menegaskan posisi keuangan yang kuat dan independensi perusahaan dalam menjalankan aksi korporasi penting ini.
Keputusan buyback saham ini bukan tanpa dasar kuat. PT United Tractors Tbk meyakini bahwa langkah ini tidak akan memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kinerja operasional maupun pendapatan perusahaan. Hal ini didasari oleh posisi keuangan UNTR yang solid, dengan ketersediaan modal dan arus kas yang memadai untuk membiayai baik aksi buyback maupun kegiatan operasional perusahaan secara keseluruhan.
Melalui aksi ini, UNTR tidak hanya bertujuan untuk memberikan sinyal positif kepada investor mengenai nilai fundamental saham UNTR, tetapi juga berperan sebagai penstabil harga saham emiten tersebut dalam kondisi pasar saham yang fluktuatif. Dengan demikian, kepercayaan investor terhadap potensi jangka panjang perusahaan diharapkan dapat semakin meningkat.
Selain itu, pembelian kembali saham ini juga menawarkan fleksibilitas strategis bagi perusahaan dalam mengelola modal jangka panjang. Saham treasuri yang diperoleh dari buyback dapat dijual kembali di masa mendatang dengan nilai yang optimal, apabila perusahaan membutuhkan penambahan modal untuk ekspansi atau keperluan strategis lainnya. Ini merupakan langkah proaktif yang menunjukkan visi manajemen UNTR dalam menjaga keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan.