
Scoot.co.id JAKARTA. PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha dari PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), telah mencapai tonggak penting dengan berhasil menyelesaikan Uji Laik Operasi (ULO). Pencapaian ini sekaligus mengantar perusahaan untuk mengantongi lisensi operasional resmi bagi layanan Fixed Wireless Access (FWA) yang inovatif.
Pelaksanaan ULO yang krusial ini telah dituntaskan dengan hasil yang memuaskan, menjadi kelanjutan strategis dari keberhasilan PT Telemedia Komunikasi Pratama memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz pada Oktober 2025. Kemenangan tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan layanan internet yang akan disediakannya.
Shannedy Ong, Direktur Solusi Sinergi Digital, menyatakan bahwa keberhasilan dalam ULO serta perolehan lisensi operasional ini adalah momentum yang sangat strategis. Menurutnya, capaian ini akan mempercepat realisasi program Internet Rakyat (IRA) yang telah dinanti-nantikan oleh masyarakat luas.
IHSG Naik 0,05% ke 8.980 Hari Ini (27/1) Usai Deputi Gubernur BI Baru Terpilih
“Antusiasme masyarakat terhadap IRA Internet Rakyat sudah sangat tinggi, terbukti dari lebih dari 1,1 juta pendaftar yang telah melakukan pre-registration,” ungkap Shannedy pada Selasa, 27 Januari 2026. Angka ini mencerminkan kebutuhan besar akan akses internet yang handal dan terjangkau di berbagai wilayah.
Dalam menjalani proses ULO, Shannedy menjelaskan bahwa serangkaian pengujian menyeluruh telah dilakukan. Uji coba ini mencakup evaluasi mendalam terhadap performa jaringan, stabilitas dan kualitas koneksi, keandalan sistem, serta kesiapan infrastruktur pendukung untuk memastikan layanan FWA dapat beroperasi secara optimal.
Hasil dari uji kecepatan yang telah dijalankan, baik menggunakan perangkat laptop maupun ponsel, menunjukkan performa yang mengesankan. Produk layanan Internet Rakyat terbukti mampu melampaui standar kecepatan unduh minimum yang ditetapkan, bahkan mencapai hingga 100 Mbps, menjanjikan pengalaman berselancar yang cepat dan responsif bagi penggunanya.
Dengan rampungnya seluruh tahapan uji dan diperolehnya lisensi operasional, PT Telemedia Komunikasi Pratama kini secara resmi siap untuk menghadirkan layanan FWA berbasis pita frekuensi 1,4 GHz untuk Internet Rakyat, yang dikenal juga sebagai IRA, secara komersial.
Prospek Kalbe Farma (KLBF) Masih Cerah, Ini Proyeksi dan Target Harganya
Secara karakteristik, pita frekuensi 1,4 GHz menawarkan sejumlah keunggulan teknis. Frekuensi ini dikenal memiliki penetrasi indoor signal yang kuat, jangkauan yang luas, kualitas koneksi yang stabil, serta efisiensi biaya dan jaringan yang optimal. Keunggulan ini menjadikan FWA pilihan ideal untuk memperluas jangkauan internet.
Oleh karena itu, pemanfaatan pita frekuensi 1,4 GHz sangat ideal untuk memperluas akses internet terjangkau, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat kepadatan perumahan yang tinggi atau di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan signifikan dalam infrastruktur berbasis kabel. FWA hadir sebagai solusi efektif dan efisien untuk menjembatani kesenjangan digital.