MPX Logistics (MPXL) kantongi kontrak PSN PLTA Cisokan dari PLN

Scoot.co.id JAKARTA – Kabar positif datang dari sektor transportasi dan logistik. PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), emiten yang bergerak di bidang tersebut, berhasil mengamankan kontrak kerja sama bernilai fantastis, mencapai Rp 19 miliar. Kontrak ini diperoleh dari entitas usaha PT PLN untuk mendukung proyek strategis Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cisokan yang berlokasi di Bandung Barat.

James S. Chandra, selaku Direktur & Sekretaris Perusahaan MPX Logistics International, merinci bahwa perjanjian ini berfokus pada aktivitas pengangkutan dan pemanfaatan limbah abu batubara. Penandatanganan kesepakatan penting ini telah dilakukan oleh MPX Logistics bersama dengan PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya dan PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah pada tanggal 26 Januari 2026.

Melalui keterbukaan informasi pada Senin (26/1), James Chandra menambahkan bahwa kontrak kerja sama ini direncanakan berlaku untuk durasi satu tahun ke depan. Dengan estimasi nilai keseluruhan mencapai Rp 19 miliar, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi operasional perusahaan.

Perjanjian strategis ini, menurut penjelasan James, tidak hanya sekadar transaksi bisnis biasa. Ia menegaskan bahwa kontrak tersebut akan menghadirkan kepastian jangka panjang bagi keberlangsungan kegiatan operasional MPXL. Lebih jauh lagi, kesepakatan ini diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang substansial terhadap kinerja keuangan MPXL di masa mendatang, menunjukkan prospek cerah bagi emiten logistik ini.

Namun, di balik optimisme tersebut, perlu dicermati kinerja MPXL hingga September 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 91,42 miliar, yang menunjukkan penurunan signifikan sebesar 38,21% secara tahunan (Year on Year/YoY) dari sebelumnya Rp 147,97 miliar. Selain itu, dari sisi laba bersih, MPXL tercatat menderita rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 5,7 miliar hingga kuartal III-2025, sebuah kondisi yang berbalik drastis dari capaian laba bersih sebesar Rp 12,11 miliar pada periode yang sama sebelumnya. Kontrak baru ini diharapkan menjadi katalis positif untuk membalikkan tren tersebut.

Pemerintah Tawarkan ORI029, Targetkan Dana Rp 25 Triliun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *