Prabowo ingatkan integritas di program MBG: Saya tidak mau uang rakyat dicuri

Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas dan memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).  Menurut Prabowo pemerintah tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk penyimpangan maupun penyalahgunaan kepercayaan dalam pelaksanaan program tersebut.

Komitmen soal integritas disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada agenda ‘Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition’ yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (3/6). 

Di hadapan ribuan peserta yang terdiri atas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), pengelola dapur MBG, dan para mitra program, Presiden Prabowo Subianto menyinggung langkah pergantian sejumlah pejabat dalam pelaksanaan Program MBG. Prabowo mengatakan pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan amanah rakyat.

“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian,” ujar Prabowo sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden. 

Ia mengatakan keputusan untuk mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional tidak diambil dengan mudah. Hal itu lantaran menyangkut pihak-pihak yang sebelumnya telah diberi amanah untuk menjalankan program tersebut.

“Waktu saya tanda tangan, berat. Ini orang yang saya angkat, ini orang saya kasih bintang, saya kasih pangkat,” kata Prabowo lagi. 

Prabowo pun menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah dirinya menerima berbagai laporan mengenai kekurangan dalam pelaksanaan program, termasuk sejumlah kejanggalan dan indikasi penyimpangan yang perlu segera ditindaklanjuti. Menurutnya, kualitas kepemimpinan memegang peranan penting dalam menentukan arah dan keberhasilan sebuah organisasi, terutama dalam menjalankan program yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

“Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompetensi, atau tidak jujur,” ujar Prabowo. 

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan dirinya teringat pesan almarhum ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, saat menghadapi keraguan dalam mengambil keputusan. Menurutnya, Sumitro selalu mengingatkan agar setiap kebijakan dan langkah yang diambil tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan urgensi peran SPPI sebagai garda terdepan keberhasilan program MBG. Para lulusan SPPI disebut telah dipersiapkan secara khusus untuk memimpin dan mengelola dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia dengan mengedepankan nilai pengabdian, integritas, dan kecintaan terhadap tanah air.

Kepala Negara menegaskan bahwa negara tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang mencoba menyalahgunakan amanah rakyat. Presiden bahkan menyatakan siap memperkuat kapasitas lembaga pengawasan dan aparat penegak hukum untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.

Menteri Pertahanan 2019-2024 itu pun meminta seluruh kepala dapur dan SPPI untuk memperkuat pengawasan di lapangan serta tidak terlibat dalam praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap program MBG. Prabowo menyatakan keberhasilan program tersebut merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama demi masa depan generasi Indonesia.

“Kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” ujarnya. 

Pesan tegas tersebut kembali menjadi penegasan bahwa Program MBG bukan hanya tentang penyediaan makanan bergizi bagi jutaan anak Indonesia, tetapi juga tentang membangun tata kelola yang bersih, akuntabel, dan berorientasi penuh pada kepentingan rakyat.

Kejagung tahan mantan pimpinan BGN (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar) 

Sebelumnya, pada Selasa (2/6) Prabowo mengganti kepala BGN dari Dadan Hindayana ke Nanik S Deyang. Sehari setelahnya  Kejaksaan Agung menahan Dadan Hindayana dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun 2025–2026.

Penahanan dilakukan setelah Dadan ditetapkan sebagai tersangka. Selain menahan Dadan, Kejaksaan juga menahan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Dukungan Kelembagaan Lodewyk Pusung (LP), serta mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya (SS).

Selama menjabat, Dadan kerap membuat kebijakan hingga melontarkan pernyataan yang kontroversial terkait lembaganya hingga program Makan Bergizi Gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *