Telkom umumkan rencana buyback saham Rp1 triliun

Jakarta, IDN Times – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akan melakukan aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp1 triliun. Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/5/2026), aksi korporasi tersebut dilakukan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek yang dimiliki perseroan.

“Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental perseroan, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha perseroan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” tulis manajemen Telkom.

1. Jadwal pelaksanaan buyback

Aksi korporasi tersebut akan diawali dengan permintaan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 8 Juni 2026 mendatang. Kemudian, periode buyback akan dilaksanakan pada 9 Juni 2026 sampai 8 Juni 2027.

“Jumlah saham Free Float perseroan setelah dilakukan Share Buyback tidak akan lebih rendah dari 15 persen dari jumlah saham tercatat sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” tulis manajemen.

2. Sumber dana buyback

Telkom menyatakan, sumber dana buyback itu berasal dari kas internal perusahaan.

Adapun nilai Rp1 triliun itu sudah termasuk biaya transaksi buyback saham komisi pedagang perantara, serta biaya lainnya berkaitan dengan buyback tersebut.

3. Dampak buyback ke perusahaan

Adapun buyback itu akan berdampak pada penurunan aset dan ekuitas perusahaan senilai Rp1 triliun.

Namun, Telkom memastikan hal itu tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, karena perusahaan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup.

Gaji Pegawai Telkom, Ini Kisaran Gaji dan Fasilitas yang Diterima Kian Diminati, Telkomsat Ekspansi Layanan Satelit di Indonesia Timur Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *