BEI umumkan hasil evaluasi indeks Economic 30, BBYB-BKSL jadi penghuni baru

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi telah mengumumkan hasil evaluasi mayor untuk saham-saham yang menjadi bagian dari Indeks Economic 30. Pengumuman ini menandai adanya perombakan dalam daftar konstituen indeks yang menjadi tolok ukur penting di pasar modal.

Berdasarkan informasi keterbukaan yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026, lima saham emiten berhasil masuk sebagai konstituen baru Indeks Economic 30. Saham-saham tersebut adalah PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Kehadiran emiten-emiten ini diharapkan dapat membawa dinamika segar dan peluang baru bagi pergerakan indeks ke depan.

Sementara itu, lima saham emiten lainnya harus terdepak atau dikeluarkan dari daftar Indeks Economic 30 pasca-evaluasi mayor ini. Mereka adalah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT MD Pictures Tbk (FILM), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Perubahan komposisi ini mencerminkan evaluasi kinerja dan fundamental perusahaan serta tingkat likuiditas saham di pasar.

Periode efektif dari hasil evaluasi ini akan dimulai dari tanggal 2 Maret hingga 31 Agustus 2026. Para investor diimbau untuk mencermati perubahan ini dalam menyusun strategi investasi mereka, khususnya yang berkaitan dengan saham-saham Indeks Economic 30.

PTRO Akuisisi Dua Perusahaan Jasa Pelabuhan, Simak Rekomendasinya

Sebagai informasi, Indeks Economic 30 dirancang untuk mengukur kinerja harga dari 30 saham perusahaan siklikal pilihan. Saham-saham ini diseleksi berdasarkan subsektor dari IDX Industrial Classification (IDXIC) yang memiliki tingkat likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar yang besar, serta didukung oleh fundamental perusahaan yang solid dan prospektif.

IDX Cyclical Economy 30 mencakup saham dari beragam sektor yang kinerjanya sangat sensitif dan erat kaitannya dengan perubahan siklus ekonomi. Beberapa sektor utama yang termasuk di dalamnya adalah finansial, barang konsumen nonprimer, hingga infrastruktur, yang secara langsung dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi secara keseluruhan.

Daftar lengkap penghuni indeks Economic 30 dengan periode efektif 2 Maret hingga 31 Agustus 2026:

Berikut nama lengkap emiten beserta kode sahamnya:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
  5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
  6. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
  7. PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)
  8. PT Sentul City Tbk (BKSL)
  9. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
  10. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)
  11. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
  12. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
  13. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
  14. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
  15. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
  16. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)
  17. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
  18. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
  19. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)
  20. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)
  21. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
  22. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
  23. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  24. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
  25. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
  26. PT Panin Financial Tbk (PNLF)
  27. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
  28. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
  29. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
  30. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *