
Scoot.co.id JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan kenaikan kinerja sepanjang periode Januari-Maret 2026.
PWON membukukan pendapatan Rp 1,64 triliun sepanjang kuartal I 2026. Ini naik 5,83% secara tahunan dari Rp 1,55 triliun di kuartal I 2025.
Jumlah pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 1,02 triliun. Sisanya, jumlah segmen pendapatan sewa ruangan dan apartemen servis sebesar Rp 618,76 miliar.
Pendapatan dan Laba Pakuwon Jati (PWON) Bertumbuh Sepanjang 2025
Beban pokok pendapatan ikut naik dari Rp 698,26 miliar menjadi Rp 704,75 miliar di kuartal I 2026.
Laba kotor pun menjadi Rp 941,10 miliar per kuartal I 2026, masih naik 9,82% year on year (YoY) dari Rp 856,91 miliar.
PWON pun mengantongi laba bersih Rp 389,99 miliar per akhir Maret 2026, naik 29,31% YoY.
Dengan kinerja tersebut, PWON mencatatkan laba per saham dasar Rp 8,10 di akhir kuartal I 2026, naik dari Rp 6,26 di periode sama tahun lalu.
PWON Chart by TradingView
Per 31 Maret 2026, PWON punya jumlah aset Rp 36,95 triliun. Ini naik tipis dari Rp 36,46 triliun per 31 Maret 2025.
Pakuwon Jati (PWON) Catat Marketing Sales Rp 316 Miliar per Kuartal I-2026
Jumlah liabilitas perseroan sebesar Rp 9,99 triliun di akhir Maret 2026, naik dari Rp 9,84 triliun di akhir Desember 2025. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 26,95 triliun per kuartal I 2026, naik dari Rp 26,62 triliun di akhir tahun 2025.
PWON memiliki kas dan setara kas akhir periode sebesar Rp 5,17 triliun di akhir Maret 2026, turun dari Rp 9,58 triliun di periode sama tahun lalu.