
Scoot.co.id, JAKARTA — Kabar gembira datang bagi para investor saham CPIN. Emiten unggas raksasa, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), secara resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai yang signifikan untuk tahun buku 2025. Total dividen yang akan didistribusikan mencapai Rp2,95 triliun, atau setara dengan Rp180 per saham. Keputusan ini, seperti disampaikan oleh Corporate Secretary CPIN Hadijanto Kartika, telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang diselenggarakan pada 20 Mei 2026. Sumber dana pembagian dividen ini berasal sepenuhnya dari laba bersih perseroan di tahun 2025, yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembalian nilai kepada pemegang saham.
: Uji Tahan Banting Emiten Unggas CPIN, JPFA, MAIN, di Tengah Tren Meroket Harga Bahan Baku
Jadwal pembayaran dividen tunai CPIN telah ditetapkan dengan rinci. Bagi investor yang ingin mendapatkan hak dividen, periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 2 Juni 2026, diikuti oleh ex dividen pada 3 Juni 2026. Sementara itu, untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 4 Juni 2026, dan ex dividen pada 5 Juni 2026. Tanggal pencatatan atau recording date bagi pemegang saham yang berhak menerima dividen akan dilakukan pada 4 Juni 2026. Adapun pembayaran dividen kepada para pemegang saham akan dilaksanakan pada 12 Juni 2026.
: : Outlook Raksasa Unggas CPIN-JPFA di 2026 Usai Laba Tumbuh Dua Digit
Manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk memastikan bahwa seluruh proses pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen ini telah dikoordinasikan dengan cermat bersama Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Biro Administrasi Efek perseroan. Ini dilakukan untuk menjamin kelancaran dan transparansi proses bagi para investor. Lebih lanjut, perseroan juga menegaskan bahwa pembagian dividen tunai sebesar Rp2,95 triliun untuk tahun buku 2025 ini tidak akan berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha maupun stabilitas operasional perusahaan di masa mendatang.
: : Adu Nyaring Kokok Duo Emiten Unggas JPFA-CPIN di 2025
Pembagian dividen yang substansial ini didukung oleh kinerja keuangan CPIN yang solid sepanjang tahun buku 2025. Sebagai informasi, perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp5,63 triliun. Angka ini menjadi fondasi kuat bagi keputusan pembagian dividen. Selain itu, kondisi keuangan CPIN juga diperkuat dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya, tercatat sebesar Rp33,96 triliun. Per 31 Desember 2025, total ekuitas Charoen Pokphand Indonesia Tbk mencapai Rp34,15 triliun, menunjukkan posisi finansial yang kuat dan sehat.
Charoen Pokphand Indonesia Tbk – TradingView
_____
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.