IHSG diramal bergerak terbatas hari ini Selasa (5/5), cek saham ITMG, PADI, SRTG

Scoot.co.id JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diramal bergerak terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa (5/5/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti ITMG, PADI, hingga SRTG masuk sebagai rekomendasi pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat tipis 0,22% ke level 6.971 pada perdagangan kemarin. Sejalan dengan itu, net foreign sell tercatat senilai Rp791 miliar di pasar reguler.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda saat ini memprediksi IHSG bakal bergerak pada support 6.920—7.000, dengan resistance pada level 7.100—7.160. Pelemahan rupiah dinilai menjadi fokus pasar pada perdagangan hari ini.

”Saat ini, kami masih memproyeksikan IHSG bergerak secara terbatas dengan range support di 6.920—7.000 dan resistance pada 7.100—7.160. Katalis utama yang menjadi perhatian adalah nilai mata uang rupiah per hari ini menembus level Rp17.400 sembari menunggu rilis GDP Growth Q1 Indonesia yang diproyeksi bakal melandai,” katanya dalam riset hariannya, Selasa (5/5/2026).

: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 5 Mei 2026

Di tengah kondisi ini, Reza Diofanda merekomendasikan beli saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) dengan target harga Rp27.025—Rp27.600 dan stop loss pada area kurang dari Rp25.000.

Selain itu, BRI Danareksa juga merekomendasikan saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) pada target harga Rp130—Rp139 dan stop loss pada area kurang dari Rp115. Analis juga merekomendasikan saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) pada target harga Rp1.870—Rp1.960, dan stop loss pada area kurang dari Rp1.700.

Sebaliknya, analis merekomendasikan sell saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) pada target harga Rp4.460. Secara teknikal, saham TPIA dinilai tengah dalam tren bearish dengan peningkatan volume jual yang tinggi.

Sebelumnya,  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke 6.971,95 pada Senin (4/5/2026). Kenaikan indeks didorong oleh penguatan sejumlah big caps, antara lain BBNI, BREN, hingga TLKM.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat sebesar 0,22% atau 15,14 poin menuju 6.971,95. Indeks komposit kemarin dibuka pada level 6.988,91 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 7.069,69.

Tercatat, sebanyak 327 saham menguat, 357 saham turun, dan 134 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar mencapai Rp12.438 triliun.

Dari jajaran big caps, kenaikan dicatatkan saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sebesar 3,23% ke Rp3.840 dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) tumbuh 3,14% menjadi Rp4.600 per saham. 

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turut menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 2,85% ke Rp2.890, sementara saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) terapresiasi sebesar 1,78% menjadi Rp8.600. 

Sementara itu, saham top gainers kemarin dihuni oleh PT Bumi Citra Permai Tbk. (BCIP) yang melonjak 34,85% ke Rp89, sementara PT Wijaya Cahaya Timber Tbk. (FWCT) tumbuh sebesar 34,83% menjadi Rp120 per saham.

Di sisi lain, posisi saham paling boncos atau top losers ditempati PT Sidomulyo Selaras Tbk. (SDMU) yang turun 14,29% menjadi Rp108, dan PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) melemah 14% ke Rp86 per saham.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *