IHSG Merah! PGEO, JPFA, ISAT Jadi Pemberat LQ45

Scoot.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini, Kamis (13 Desember 2025), di zona merah. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI menunjukkan bahwa IHSG terkoreksi sebesar 0,20% atau 16,56 poin, berakhir pada level 8.371,99.

Tekanan terhadap IHSG berasal dari pelemahan mayoritas sektor. Tercatat lima dari 11 sektor di BEI mengalami penurunan. Sektor perindustrian menjadi yang paling tertekan dengan penurunan sebesar 1,50%, diikuti oleh sektor teknologi yang melemah 1,23%. Sektor barang konsumer primer turun 0,62%, barang konsumer non primer 0,49%, dan transportasi 0,40%.

IHSG Sempat Menguat di Sesi I, BUMI dan DSSA Pimpin Penguatan LQ45

Di sisi lain, beberapa sektor berhasil mencatatkan penguatan. Sektor energi memimpin dengan kenaikan sebesar 1,60%, disusul oleh infrastruktur yang naik 1,25%. Sektor properti dan real estate menguat 1,01%, kesehatan 0,97%, serta sektor barang baku dan keuangan yang masing-masing menguat 0,26%.

Sepanjang perdagangan hari Kamis, total volume saham yang diperdagangkan di BEI mencapai 58,75 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 23,64 triliun. Aktivitas pasar menunjukkan 345 saham mengalami kenaikan harga, sementara 314 saham melemah, dan 154 saham stagnan.

Saham-saham yang menjadi top losers atau mengalami penurunan terbesar di indeks LQ45 adalah:

1. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) turun 2,82% ke harga Rp 1.205 per saham.
2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengalami penurunan 2,79% ke harga Rp 2.440 per saham.
3. PT Indosat Tbk (ISAT) melemah 2,78% ke harga Rp 2.100 per saham.

Pergerakan Investor Asing dan Saham yang Banyak Dilepas

Sementara itu, saham-saham yang menjadi top gainers atau mencatatkan kenaikan tertinggi di indeks LQ45 adalah:

1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak 16,67% ke harga Rp 224 per saham.
2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 1,71% ke harga Rp 87.975 per saham.
3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat 1,65% ke harga Rp 2.460 per saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *