Intip rekomendasi saham pilihan hari ini (23/4), IHSG berpotensi volatile

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak volatil dengan kecenderungan terbatas pada perdagangan hari ini (23/4/2026). Pergerakan IHSG bakal disokong beragam sentimen global dan domestik.

Pada penutupan perdagangan Rabu (22/4/2026), IHSG ditutup melemah 0,24% ke level 7.541,61.

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, pelemahan IHSG dipengaruhi oleh sentimen global, khususnya terkait ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

“Ketegangan masih berlanjut meskipun gencatan senjata diperpanjang, setelah adanya indikasi kegagalan dalam perundingan perdamaian,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (22/4/2026).

Suku Bunga BI Tetap 4,75%, Saham Properti Masih Menarik?

Dari dalam negeri, pasar sebelumnya juga merespons negatif keputusan MSCI yang menunda tinjauan indeks pasar modal Indonesia yang semula dijadwalkan pada Mei 2026.

“Penundaan ini terkait isu transparansi data free float dan reformasi pasar yang dinilai belum tuntas oleh investor global,” jelasnya.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75%, dengan fokus menjaga stabilitas rupiah dan inflasi.

Di sisi lain, pasar mulai menanti rilis laporan keuangan kuartal I-2026 dari sejumlah emiten berkapitalisasi besar, khususnya di sektor perbankan dan energi, yang diharapkan dapat menjadi katalis pergerakan indeks.

Prospek Emiten Energi Grup Pertamina Mulai Menguat, Ini Rekomendasi Saham dari Analis

Nafan memperkirakan, IHSG akan bergerak dalam rentang terbatas. “IHSG diproyeksikan memiliki support di 7.447 dan 7.346, serta resistance di 7.591 dan 7.677,” jelasnya.

Ia juga menyarankan pelaku pasar untuk mencermati sektor-sektor defensif seperti energi, bahan baku, keuangan, dan non-siklikal di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Sementara itu, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, pergerakan IHSG masih akan cenderung volatil pada perdagangan berikutnya.

Menurutnya, sentimen domestik juga datang dari keputusan BI rate yang tetap di 4,75% serta rencana pembaruan kriteria indeks LQ45 dan IDX30.

  ACES Chart by TradingView  

Herditya memperkirakan, IHSG bergerak pada kisaran support 7.525 dan resistance 7.570 untuk hari ini (23/4/2026).

Ia menambahkan, investor masih mencermati perkembangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat memengaruhi sentimen pasar global.

Untuk perdagangan hari ini (23/4/2026), Herditya merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati, yakni ACES di kisaran Rp 406-Rp 420, BBYB Rp 360-Rp 374 dan BMRI di area Rp 4.830-Rp 4.940 per saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *