
Scoot.co.id JAKARTA. Emiten percetakan sekuriti dan solusi identitas berbasis teknologi, PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) berencana melakukan pembelian kembali alias buyback saham dengan anggaran maksimal Rp 200 miliar.
Melansir keterbukaan informasi, JTPE akan melakukan pembelian kembali maksimal 339,71 juta saham. Ini setara dengan 5% dari modal ditempatkan dan disetor.
Sesuai dengan POJK 13/2023, jumlah saham yang akan dilakukan buyback tidak akan melebihi 10% dari modal disetor JTPE dan saham yang beredar setelah pelaksanaan buyback tidak akan menjadi kurang dari 15% dari modal disetor.
Biaya Dana Naik, Kupon Obligasi Peringkat AAA Naik 47 bps di April 2026
Untuk bisa mengeksekusi aksi korporasi ini, JPTE akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang bakal digelar pada 29 Mei 2026.
Jika tidak ada aral melintang dalam RUPS, periode buyback akan dilakukan selama 1 Juni 2026 –29 Mei 2027 atau dalam kurun waktu paling lama 12 bulan setelah tanggal RUPS.
“Program buyback ini bertujuan untuk meningkatkan keyakinan akan nilai dan prospek JTPE di masa mendatang,” tulisnya dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (22/4/2026).
Manajemen JPTE menilai langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental JTPE, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.