Laba Ciputra Development (CTRA) turun 21,51% pada kuartal I-2026, cek penyebabnya

Scoot.co.id JAKARTA. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mencatatkan penurunan kinerja pad tiga bulan pertama tahun 2026.

CTRA mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 2,55 triliun per kuartal I-2026. Ini turun 6,37% secara tahunan alias year on year (YoY) dari Rp 2,73 triliun di kuartal I 2026.

Segmen penjualan neto dari kaveling, rumah hunian, dan ruko menyumbang Rp 1,94 triliun. Penjualan apartemen menyumbang Rp 11,9 miliar dan penjualan kantor Rp 9,1 miliar.

Sementara, segmen pendapatan usaha berkontribusi total Rp 586,93 miliar.

Sayangnya, beban pokok penjualan dan beban langsung naik menjadi Rp 1,36 triliun di kuartal I 2026, dari sebelumnya Rp 1,33 triliun.

Ciputra Life Bukukan Laba Rp 14,42 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 4,64%

Laba kotor pun terkoreksi 15,04% YoY menjadi Rp 1,19 triliun di akhir Maret 2026, dari sebelumnya Rp 1,4 triliun.

CTRA mengantongi laba bersih Rp 518,3 miliar per 31 Maret 2026, turun 21,51% YoY.

Dengan kinerja tersebut, laba per saham dasar menjadi Rp 28 di akhir kuartal I 2026, turun dari Rp 36 di periode sama tahun lalu.

  CTRA Chart by TradingView  

Per 31 Maret 2026, CTRA punya total aset Rp 45,8 triliun. Ini turun dari Rp 47,98 triliun per 31 Maret 2025.

Total liabilitas perseroan sebesar Rp 18,34 triliun di akhir Maret 2026, turun dari Rp 21,06 triliun di akhir Desember 2025. Sementara, total ekuitas tercatat Rp 27,46 triliun per kuartal I 2026, naik dari Rp 26,91 triliun di akhir tahun 2025.

Marketing Sales Ciputra Development 2025 Tak Capai Target, Ini Rekomendasi Sahamnya

CTRA memiliki kas dan setara kas akhir periode sebesar Rp 8,25 triliun di akhir Maret 2026, turun dari Rp 9,73 triliun di periode sama tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *