
Scoot.co.id JAKARTA. Tren tokenisasi aset dunia nyata alias real world assets (RWA) terus meluas. Setelah obligasi dan instrumen pasar uang, saham kini mulai hadir dalam bentuk token digital atau tokenized stocks yang diperdagangkan melalui teknologi blockchain.
Tokenized stocks merupakan aset digital yang merepresentasikan eksposur ekonomi terhadap saham tertentu. Instrumen ini dirancang untuk memberikan akses yang lebih luas terhadap pasar ekuitas melalui platform aset digital.
Meski demikian, produk ini masih berkembang di sejumlah pasar global dan belum menjadi instrumen investasi yang diperdagangkan secara luas di Indonesia.
Di tengah perkembangan tersebut, Bitget, salah satu exchange universal (UEX) global, meluncurkan Bitget Stocks 2.0, produk spot saham berbentuk token yang telah diperbarui. Produk ini untuk meningkatkan likuiditas, transparansi aset, dan efisiensi modal dalam perdagangan ekuitas yang ditokenisasi.
Produk tersebut diterbitkan oleh Reality, platform penerbitan RWA berlisensi. Pembaruan Bitget Stocks 2.0 berfokus pada tiga aspek utama, yakni peningkatan likuiditas pasar saham, pemetaan ekonomi 1:1 terhadap saham yang menjadi aset dasar, serta perluasan penggunaan token saham dalam berbagai layanan di ekosistem Bitget.
Melalui pengembangan tersebut, Bitget berupaya menghubungkan perdagangan saham yang ditokenisasi dengan likuiditas pasar ekuitas global.
Bitcoin Jatuh ke US$64.000, Investor Beralih ke Altcoin yang Melejit hingga 228%!
Produk ini juga mendukung pemetaan aset 1:1 untuk token saham yang memenuhi syarat dan memungkinkan perdagangan langsung menggunakan stablecoin USDT. Dividen tunai akan dikonversi menjadi USDT dan didistribusikan ke akun pengguna. Sementara dividen saham akan tercermin dalam saldo kepemilikan token.
Sementara aksi korporasi seperti pemecahan saham maupun penggabungan saham akan disesuaikan pada posisi token sehingga eksposur ekonomi pengguna tetap selaras dengan saham yang mendasarinya.
Bitget juga memperluas fungsi token saham di dalam ekosistemnya. Token saham yang memenuhi syarat dapat digunakan dalam sistem margin dan akun terpadu, serta terhubung dengan berbagai fitur.
“Ekuitas yang ditokenisasi adalah jembatan yang tengah dibangun oleh kripto untuk menghubungkan pasar global. Menjelang tahun 2030, kita mungkin akan melihat lebih dari 10% aset keuangan global ditokenisasi,” ujar Gracy Chen, CEO Bitget, dalam keterangannya, Jumat (5/6).
Peluncuran Bitget Stocks 2.0 menambah daftar produk ekuitas yang ditokenisasi yang tersedia di pasar aset digital. Pada tahap awal, produk ini menghadirkan 36 aset berbasis saham yang baru dilisting, termasuk sejumlah saham dan ETF populer. Seperti Apple, Amazon, Meta, Tesla, Alphabet, Nvidia, Microsoft, serta ETF QQQ.
Bitget menyebut, pada Januari 2026 volume kumulatif perdagangan spot saham tokenisasi di platformnya telah melampaui US$ 1 miliar. Pada Desember 2025, perusahaan ini juga mencatat kontribusi sekitar 89% terhadap volume perdagangan saham tokenisasi yang diterbitkan oleh Ondo.