
Scoot.co.id JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).
“Pefindo menurunkan peringkat PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) dan Obligasi II yang beredar menjadi idB dari idBBB-. Prospek atas peringkat perusahaan dipertahankan di negatif,” ujar William Siregar & Yogie Perdana, Analis Pefindo dalam keterangan resmi dikutip Kamis (23/4/2026).
Tindakan pemeringkatan ini menindaklanjuti hasil rapat umum pemegang obligasi (RUPO) yang menyetujui ADCP untuk menunda pembayaran kupon Obligasi II yang jatuh tempo pada Mei 2026, Agustus 2026, November 2026, Februari 2027, dan Mei 2027, di mana ADCP berencana untuk melunasi kupon yang ditunda tersebut pada saat jatuh tempo pokok obligasi pada bulan Mei 2027.
Adhi Commuter (ADCP) Dibayangi Kinerja Lesu Jelang 2026, Simak Rekomendasi Sahamnya
Penundaan pembayaran kupon ini mencerminkan profil bisnis ADCP yang melemah secara signifikan ditengah sentimen negatif berkepanjangan di sektor properti yang menyebabkan pemburukan profil keuangan perusahaan.
“Kami menilai ADCP memiliki posisi likuiditas dan fleksibilitas pendanaan yang terbatas untuk memenuhi kewajiban keuangannya secara penuh dan tepat waktu,” tulis Pefindo dalam laporannya.
Peringkat mencerminkan pasar captive ADCP dari pengguna jasa Light Rail Transit (LRT) dan kualitas aset yang baik. Namun peringkat tersebut dibatasi oleh ukuran – ukuran struktur permodalan yang sangat agresif dan posisi likuiditas yang ketat, pendapatan berulang yang terbatas, serta paparan terhadap perubahan kondisi makroekonomi.
“Ketidakmampuan perusahaan dalam mengatasi kinerja operasional yang lemah dan tantangan likuiditas dalam waktu dekat dapat berdampak pada penurunan peringkat lebih jauh. Namun kami dapat meninjau peringkat dan prospek apabila ADCP mampu mengatasi permasalahan terkait kewajiban keuangan yang jatuh tempo,” jelas Pefindo dalam laporannya.
Adhi Commuter (ADCP) Ungkap Penyebab Penurunan Kinerja pada Januari-September 2025