
Scoot.co.id , JAKARTA — Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham senilai Rp3,5 triliun selama satu tahun ke depan.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), GOTO menyampaikan perseroan akan melakukan pembelian kembali saham atau buyback dalam waktu paling lama 12 bulan sejak tanggal RUPSLB yang menyetujui buyback, yakni sejak 19 Juni 2026 sampai 18 Juni 2027.
“Besaran dana yang disisihkan perseroan dalam rangka buyback adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp3,5 triliun,” ujar manajemen GOTO.
GOTO juga menuturkan perkiraan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, sudah termasuk saham tresuri yang dimiliki perseroan saat ini.
: Menerka Aksi Lanjutan Danantara Usai Borong Saham GOTO
Sampai dengan 30 April 2026, jumlah saham tresuri GOTO adalah 39,29 miliar atau 3,30% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.
GOTO menjelaskan sejumlah alasan perseroan melakukan buyback. Alasan pertama, yaitu untuk memberikan fleksibilitas bagi GOTO dalam pengelolaan modal, termasuk optimalisasi struktur modal.
Lalu, melalui Pembelian Kembali Saham, GOTO berharap performa harga saham GOTO dapat mencerminkan nilai fundamental yang sesungguhnya dari Perseroan. Pembelian kembali saham juga diharapkan dapat mendukung potensi pengembalian nilai yang lebih baik bagi pemegang saham di masa depan.
Direkur Utama dan Chief Executive Officer (CEO) GOTO Hans Patuwo sebelumnya menyebutkan sejak 2024, GOTO telah menghabiskan total US$140 juta untuk melakukan buyback.
“Kami tetap akan mempertahankan tingkat kas yang nyaman dan relatif tinggi untuk memberikan fleksibilitas dalam menangkap peluang yang mungkin muncul ataupun merespons kebutuhan kompetitif,” ujar Hans dalam earning calls GOTO.
Sementara itu, Direktur dan Chief Financial Officer (CFO) GOTO Simon Ho menuturkan GOTO saat ini memiliki kas bruto sekitar US$1,4 miliar. Dia memandang fundamental bisnis inti GOTO semakin kuat, dengan adjusted free cash flow yang terus membaik.
“Seiring perusahaan menjadi semakin profitable dan menghasilkan arus kas yang lebih besar, kami ingin secara berkelanjutan dan sistematis mengembalikan modal kepada pemegang saham melalui buyback saham. Karena itu, kami saat ini secara aktif meninjau strategi alokasi modal yang lebih luas guna mendorong penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” ujar Simon.
Dia juga mengindikasikan dalam beberapa kuartal mendatang, aktivitas buyback saham perseroan dapat melampaui aktivitas buyback GOTO dalam beberapa kuartal sebelumnya.
GoTo Gojek Tokopedia Tbk – TradingView
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.