
Scoot.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali tertekan dan akhirnya tembus ke atas level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan hari ini. Kamis (3/6/2026), rupiah dibuka di level Rp 17.983 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,09% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.967 per dolar AS. Lalu pada pukul 09.04 WIB, rupiah tembus ke Rp 18.004 per dolar AS. Ini adalah posisi terburuk rupiah sepanjang sejarah.
Hingga pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,32%. Disusul, peso Filipina yang melesat 0,23%.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (4/6): Turun Rp 15.000 Jadi Rp 2.759.000 Per Gram
Selanjutnya ada yen Jepang terkerek 0,11% dan baht Thailand menanjak 0,1%. Lalu, yuan China yang naik 0,05%.
Berikutnya, dolar Hong Kong dan dolar Singapura sama-sama menguat tipis 0,03% terhadap the greenback.
Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 0,24%.
Kemudian, dolar Taiwan terlihat melemah tipis 0,14% pada perdagangan pagi ini.