
Scoot.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot langsung tertekan dan tembus ke atas level Rp 17.200 per dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan hari ini. Kamis (23/4/2026), rupiah dibuka di level Rp 17.221 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,23% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.181 per dolar AS. Rupiah pun makin tertekan dan terlihat berada di level Rp 17.230 per dolar AS. Ini adalah rekor terburuk rupiah sepanjang masa.
Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,45%.
BI Tahan Suku Bunga, Cermati Rekomendasi Saham Properti
Selanjutnya baht Thailand yang tertekan 0,19% dan ringgit Malaysia turun 0,09%. Disusul, dolar Taiwan yang melemah tipis 0,02%.
Sementara itu, yen Jepang dan won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah sama-sama naik 0,06%.
Berikutnya, yuan China terkerek 0,05% dan dolar Hong Kong terangkat 0,02%.
Kemudian, dolar Singapura terlihat menguat tipis 0,008% terhadap the greenback di pagi ini.