BI NTB kucurkan Rp2,28 triliun uang tunai selama Ramadan dan Idulfitri

Scoot.co.id, DENPASAR – Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil mengalirkan dana tunai sebesar Rp2,28 triliun selama program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) tahun 2026. Angka fantastis ini mencerminkan komitmen BI NTB dalam memenuhi kebutuhan uang rupiah baru bagi masyarakat sepanjang periode suci Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario K Pamungkas, menjelaskan bahwa selama periode SERAMBI 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB secara optimal telah menyediakan kebutuhan uang rupiah dan layanan penukaran kepada masyarakat. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya BI untuk menjaga stabilitas dan kelancaran sirkulasi uang di wilayah NTB, terutama menjelang momen penting hari raya.

Pelaksanaan kegiatan penukaran uang rupiah berlangsung dari tanggal 19 Februari hingga 17 Maret 2026, yang terbagi dalam tiga termin strategis. Termin pertama meliputi layanan Kas Keliling yang menjangkau sejumlah daerah penting: Selong pada 19 Februari 2026, Jerowaru 20 Februari 2026, Tanjung 23 Februari 2026, dan Sembalun 24 Februari 2026. Selain itu, layanan penukaran juga tersedia di 85 titik loket kantor bank yang tersebar di 10 kabupaten/kota Provinsi NTB pada tanggal 27 Februari 2026, memastikan aksesibilitas yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

: Indosat (ISAT) Catatkan Pertumbuhan Trafik 43,7% di Lombok Timur Selama Lebaran 2026

Pada termin kedua, layanan semakin diperluas dengan kegiatan Kas Keliling yang menyasar Pulau Bungin pada 3 Maret 2026 dan Maluk pada 4 Maret 2026. Puncak layanan penukaran uang pada termin ini adalah kegiatan terpadu bersama perbankan yang dipusatkan di Halaman Parkir Islamic Center Mataram dari tanggal 9 hingga 12 Maret 2026. Acara kolaboratif ini melibatkan 11 bank terkemuka, antara lain Bank Indonesia, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank NTB Syariah, BTN, BSI, Bank Mandiri Taspen, Maybank, Bank CIMB Niaga, serta Bank Muamalat. Di samping itu, 85 titik kantor bank juga tetap menyediakan layanan penukaran pada tanggal 12 Maret 2026.

: : Qantas Group Tambah Dua Rute Penerbangan ke Bali dari Australia

Termin ketiga difokuskan pada kegiatan penukaran kas keliling peduli mudik, yang dirancang khusus untuk memfasilitasi para pemudik menjelang arus balik. Layanan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2026 bertempat di halaman parkir Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid dan pada tanggal 17 Maret 2026 di halaman parkir Pelabuhan Lembar, memastikan kebutuhan uang pecahan baru terpenuhi bagi mereka yang melakukan perjalanan.

“Pada SERAMBI tahun 2026, uang yang keluar dari Bank Indonesia (outflow) di Provinsi Nusa Tenggara Barat mencapai sebesar Rp2,28 triliun,” kata Hario pada Senin (30/3/2026). Ia merincikan bahwa total tersebut terbagi menjadi kegiatan penarikan oleh bank sebesar Rp1,77 triliun, kegiatan layanan kas keliling sebesar Rp25,19 miliar, dan kegiatan penukaran langsung sebesar Rp487,24 miliar. Data ini menunjukkan besarnya perputaran uang tunai yang dikelola BI untuk melayani kebutuhan masyarakat NTB.

Selama periode SERAMBI 2026, program ini mencatatkan partisipasi luar biasa dengan total 26.111 orang yang memanfaatkan layanan penukaran uang. Dari berbagai pecahan yang tersedia, pecahan Rp5.000 dan Rp10.000 menjadi yang paling banyak diminati. Hal ini mengindikasikan preferensi masyarakat terhadap uang pecahan kecil untuk tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) dan kebutuhan transaksi sehari-hari.

: : Realisasi Penerimaan Pajak di NTB Capai 8,69% dalam Dua Bulan Pertama 2026

Lebih lanjut, Hario menyampaikan bahwa kegiatan SERAMBI tahun 2026 pada bulan Ramadan kali ini mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat. “Antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan jumlah kuota penukaran selama kegiatan SERAMBI selalu penuh. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat, termasuk mereka yang baru pertama kali melakukan layanan penukaran,” tegas Hario. Tingginya partisipasi ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan program dalam menjangkau dan melayani khalayak luas.

Meskipun kondisi antrean cukup ramai, proses pelayanan tetap berjalan dengan cepat, tertib, dan efisien berkat koordinasi yang baik antara BI dan perbankan. Pelayanan yang ramah dari petugas, ditambah dengan ketersediaan uang pecahan yang lengkap, semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan penukaran. Pada akhirnya, uang yang ditukarkan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan transaksional, tetapi juga dirasakan manfaatnya secara sosial, karena dapat dibagikan kepada saudara, keluarga, dan teman, sehingga memperkuat nilai kebersamaan dan tradisi berbagi di bulan suci Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *