
Scoot.co.id JAKARTA. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan kenaikan kinerja sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026.
PANI mencatat pendapatan sebesar Rp1,1 triliun, tumbuh 82% dibandingkan tahun lalu. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk alias laba bersih tercatat Rp 578 miliar, meningkat lebih dari 10 kali lipat secara tahunan.
“Kinerja ini mencerminkan peningkatan kualitas pendapatan serta efektivitas strategi monetisasi kawasan yang semakin terarah,” kata Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma alias Aguan dalam keterbukaan informasi tanggal 4 Mei 2026.
Laba Merdeka Copper (MDKA) Meroket di Kuartal I-2026: Tambang Emas Pani Beri Kejutan!
Kinerja PANI tersebut didorong oleh penyerahan kavling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 yang menjadi kontributor utama pendapatan.
Segmen ini memberikan kontribusi dominan terhadap total pendapatan serta mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan, seiring meningkatnya permintaan terhadap lokasi strategis di pusat aktivitas bisnis baru.
“Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap potensi kawasan sebagai pusat ekonomi baru,” katanya.
Selain itu, kontribusi pendapatan juga berasal dari penyerahan berbagai produk residensial seperti Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, dan Pasir Putih Residences.
“Serta produk komersial seperti SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Marina Bay,” paparnya.
Dari sisi profitabilitas, PANI mencatat ekspansi margin yang signifikan di seluruh lini, didorong oleh kontribusi yang lebih besar dari penjualan kavling tanah komersial yang memiliki karakteristik margin tinggi.
Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) Raih Marketing Sales Rp 987 Miliar pada Kuartal I-2026
Secara fundamental, PANI memiliki basis aset sekitar Rp50 triliun serta cadangan lahan seluas 1.825 hektare. Dengan kondisi itu, PANI memiliki fleksibilitas keuangan yang kuat sekaligus visibilitas pengembangan jangka panjang yang jelas untuk mendorong ekspansi kawasan secara berkelanjutan.
Aguan mengatakan, kinerja keuangan PANI menunjukan peningkatan berkelanjutan sejak backdoor listing pada lima tahun lalu. Peta jalan bisnis perusahaan yang dirancang dari awal sudah mulai terwujud sedikit demi sedikit.
Usaha PANI dalam melakukan asset injection selama empat tahun terakhir juga mulai tercermin di laporan keuangan kuartal ini.
“Dengan dukungan landbank dan konektivitas dari Tol Kataraja, kami optimistis PIK2 akan terus bertumbuh,” paparnya.