Pertamina bantah soal larangan kendaraan di atas 1.400 cc

Pertamina Patra Niaga memastikan informasi larangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kapasitas mesin atau merek tertentu adalah tidak benar. Pertamina menegaskan, belum ada rencana maupun arahan pemerintah terkait pembatasan Pertalite hingga saat ini.

Sebelumnya, media sosial digegerkan dengan kabar larangan penggunaan Pertalite untuk mobil bermesin di atas 1.400 cc mulai 1 Juni 2026. Sejumlah merek kendaraan disebut-sebut bakal kena imbas.

“Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar, karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari pemerintah dan regulator.” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dikutip dari keterangan resmi pada Sabtu (23/5).

Dia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. 

Ia menegaskan, layanan distribusi dan penyaluran Pertalite saat ini tetap berjalan normal. Roberth mengatakan, program Subsidi Tepat yang dijalankan perusahaan bertujuan untuk mendukung tata kelola distribusi energi agar lebih tepat sasaran, sehingga tidak dapat disamakan dengan narasi yang belakangan ‘viral’ itu. 

“Pertamina Patra Niaga menjalankan mandat distribusi energi dan akan mengikuti kebijakan resmi Pemerintah. Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” ujar Roberth. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *