Scoot.co.id Pada perdagangan Selasa (2/9/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,58% atau naik 65,52 poin ke level 7.801,58. Kenaikan ini menjadi rebound setelah dua hari berturut-turut terkoreksi akibat eskalasi sosial politik dalam negeri. Saham apa yang mendorong penguatan IHSG? Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menjadi penopang utama dengan kenaikan 7,04% dan menyumbang 9,31...
Read More »Finance
Menjaring Peluang Investasi di Tengah Gejolak, Berikut Saran Perencana Keuangan
Scoot.co.id JAKARTA. Iklim investasi dinilai masih konstruktif hingga akhir 2025. Walaupun diwarnai sejumlah gejolak, investor masih berpeluang memanfaatkan situasi untuk meraih kesempatan. Ekonom Panin Sekuritas, Felix Darmawan menyebut saat ini, sentimen yang perlu diperhatikan investor adalah perkembangan politik domestik, arah suku bunga The Fed dan BI, pergerakan rupiah, harga komoditas global, serta arus dana asing. “Selama fundamental...
Read More »BI Gelontorkan Rp200T! Beli SBN Dukung Asta Cita, Burden Sharing Lanjut?
Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan kembali melanjutkan skema berbagi beban (burden sharing) untuk mendukung pembiayaan berbagai program ekonomi kerakyatan dalam agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Gubernur BI, Perry Warjiyo menegaskan, bank sentral tidak hanya berfokus pada instrumen suku bunga un...
Read More »IHSG Bangkit! Ini Saham Pilihan Asing, Potensi Cuan?
Scoot.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound pada perdagangan hari kedua bulan September 2025 ini. Kenaikan IHSG terjadi setelah sebelumnya merosot dua hari berturut-turut. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHISG menguat 65,51 poin atau 0,84% ke level 7.801,58 pada penutupan perdagangan Selasa (2/9/2025). Baca Juga: Waspada! Penguatan IHSG Dinilai Bersifat Semu Total volume perdagangan saham di BEI pada...
Read More »Asing Obrak-abrik BBCA, BMRI? Saham Ini Diobral!
Scoot.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound pada perdagangan Selasa (2/9/2025), setelah sempat tertekan selama dua hari berturut-turut. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup menguat 65,51 poin atau 0,84% ke posisi 7.801,58. Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi pasar pada awal bulan September. Baca Juga: IHSG Rebound, Cermati Saham-Saham yang Banyak Diborong Asing, Selasa (2/9)...
Read More »BI Pangkas Suku Bunga: BSI Optimalkan Haji-Umrah, Margin Pembiayaan Dirampingkan
Peningkatan tren wisata halal juga tampak dari perkembangan tabungan haji dan umrah di BSI. Tercatat kenaikan 18,74 persen secara tahunan.
Read More »Saham JPFA Naik Jelang Public Expose: Kinerja Semester I-2025?
Scoot.co.id JAKARTA. Harga saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menguat signifikan pada perdagangan Selasa (2/9/2025). Saham emiten pakan ternak ini ditutup naik 5,86% ke level Rp 1.715 per saham. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai penguatan saham JPFA tidak lepas dari sentimen rencana perseroan yang akan menggelar paparan publik atau public expose pada Rabu (3/9). “Kenaikan harga saham JPFA hari ini...
Read More »GGRM & HMSP: Peluang atau Jebakan Saat Penjualan Rokok Melambat?
Prospek saham rokok GGRM dan HMSP tertekan akibat daya beli rendah dan ekspektasi kenaikan cukai. WIIM lebih stabil dengan fokus pada segmen pasar low-tier.
Read More »Investasi 2025: Alokasi Portofolio Optimal Sesuai Profil Risiko Anda!
Scoot.co.id JAKARTA. Di sisa empat bulan terakhir tahun 2025, penting bagi investor untuk meracik ulang portofolio sesuai profil risiko. Analis pun memberikan panduan strategi bagi tiap tipe investor, dari konservatif, moderat, hingga agresif. Analis komoditas dan Founder Scoot.co.id Wahyu Laksono mengatakan, penyusunan portofolio investasi harus disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial masing-masing investor. Berikut...
Read More »Ethereum, Emas, Obligasi: Investasi Terbaik Hingga Agustus 2025?
Scoot.co.id JAKARTA. Hingga Agustus 2025, aset kripto Ethereum, emas, dan obligasi menjadi jawara di portofolio investasi sejak awal tahun 2025. Mengacu data Bloomberg, aset kripto Ethereum memimpin sebesar 31,68% sejak awal tahun hingga Agustus 2025 atau secara year-to-date (ytd). Kinerja ini disusul emas spot dengan return 24,02%, serta emas Antam yang mencetak return 21,23%. Setelah itu, obligasi pemerintah dengan return 19,12%. Baca Juga:...
Read More »